Daftar Artikel Menarik

Bermain-main d pulau MADURA

Diposkan oleh Sandi Asyuri on Rabu, 28 November 2012

Kali ini aku akan memaparkan beberapa tempat pariwisata yang ada di daerahku sendiri yakni di Pulau Madura tercinta. Pulau Madura memiliki beberapa objek pariwisata yang tidak kalah bagus, indah, alami, dan eloknya seperti tempat pariwisata lain yang berada di seluruh Pulau di Indonesia ini. Pulau Madura dikenal dengan sebutan Pulau Garam, karena dikelilingi oleh Laut dan juga penghasil Garam terbesar di Indonesia.

1. Kabupaten Bangkalan

Di Kabupaten Bangkalan atau di Kota Bangkalan aku hanya pernah mengunjungi 2 tempat wisata, yakni Pantai Siring Kemuning (Wisata Pantai), Syaichona Kholil (Wisata Religi), dan Bebek Sinjay (Wisata Kuliner).

Pantai Siring Kemuning
[imagetag]
Aku hanya 1 kali mengunjungi Pantai Siring kemuning ini, pada waktu itu ada acara sebuah Komunitas Blogger yakni (Plat-M) yang jalan-jalan bareng kesana. Coba tidak ada acara tersebut, pasti sampai sekarang aku tidak akan pergi kesana. Untuk tempat wisata ini, terletak di Desa Tanjung Bumi - Bangkalan. Akses menuju kesana bisa menggunakan Mobil dan Sepeda Motor.

Ada beberapa hal yang harus di perhatikan di Pantai Siring Kemuning ini, diantaranya adalah mengenai kebersihannya. Kebersihan disini masih kurang, karena tidak adanya tempat sampah di Pantai Siring Kemuning ini. Hal itulah yang menyebabkan kurang terjaganya kebersihan yang ada disana. Jadi aku berharap bisa ada tempat sampah di sana. Sedangkan untuk Kamar Mandi atau toilet disana sudah disediakan, yakni terdapat 2 toilet Berbayar dan Tidak berbayar. Untuk yang berbayar adalah toilet umum dan yang tidak berbayar adalah toilet yang berada di Musholla.

Syaichona Kholil

[imagetag]

Wisata religi Syaichona Kholil terletak di Desa Martajesah - Bangkalan. Syaichona Kholil merupakan Kyai besar di Madura, untuk lebih jelasnya mungkin bisa dicari-cari mengenai Syaichona Kholil dikarenakan aku sendiri belum mencari-cari sejarah dari Syaichona Kholil.

Aku berkunjung ke Syaichona Kholil hanya satu kali, waktu itu pada bulan Ramadhan 2009 aku diajak temanku kesana. Untuk akses menuju kesana bisa menggunakan Mobil dan juga menggunakan Sepeda Motor. Untuk kebersihan ditempat ini sudah terjaga, dikarenakan banyak pengurus atau santri-santri dari Syaikhona Kholil yang mengurusi Masjid dan Makam dari beliau.

Bebek Sinjay

[imagetag]

Bebek Sinjay merupakan wisata Kuliner yang terdapat di Kabupaten Bangkalan, bebek sinjay ini adalah wisata kuliner yang paling terkenal di Pulau Madura. Banyak orang mengenal Pulau Madura tidak hanya dari Karapan Sapi, Sate Lalat, ataupun Jembatan Suramadunya. Akan tetapi orang-orang Mengenal Pulau Madura dari segi Wisata Kulinernya, yakni dari Bebek Sinjay.

2. Kabupaten Sampang

Di Kabupaten Sampang atau di Kota Sampang aku hanya pernah mengunjungi 2 tempat wisata, yakni Pantai Camplong (Wisata Pantai), Gua Lebar, dan Bujuk Nipa (Wisata Pantai).

Pantai Camplong


[imagetag]

Pantai Camplong merupakan tempat pariwisata pantai yang terdapat di Kabupaten Sampang. Parkir sepeda motor sekitar 2ribu rupiah dan tiket masuk untuk menuju ke dalam sekitar 3 ribu rupiah jadi dibutuhkan hanya 5ribu rupiah untuk menikmati keindahan pantai yang ada disana.

Aku hanya satu kali berkunjung kesini, karena pada waktu itu ada acara jalan-jalan bareng yang diadakan oleh (Plat-M). Di pantai ini terdapat taman bermain untuk anak, akan tetapi hanya sebagian dan sedikit. Untuk toilet aku juga belum tau, soalnya aku tidak pernah ke toilet yang ada di Pantai Camplong ini. Di pinggir pantai terdapat banyak orang yang berjualan, mulai dari jualan Rujak hingga snack-snack atau jajanan untuk anak-anak.

Gua Lebar
[imagetag]
[imagetag]

Gua Lebar, apa sech yang dimaksud dengan Gua Lebar? yang dimaksud dengan Gua Lebar adalah sebuah Gua yang proses terbentuknya tidak alam. Maksudnya??? maksudnya tidak alami disini adalah, Gua Lebar ini adalah bekas galian dari bebatuan di Kabupaten Sampang sehingga membentuk sebuah lubang yang berukuran sangat besar. Akan tetapi Gua ini bukan menghadap kedepan, Gua Lebar ini menghadap keatas (namanya bekas Galian) Di Gua Lebar ini terdapat hutan yang tumbuh ditengah-tengahnya, yakni Hutan yang tumbuh diatas bebatuan.

Aku mengunjungi tempat ini hanya satu kali pada tahun 2011 kemarin. Yang paling sulit untuk ditemui disini adalah Toilet, jadi saranku kepada para pengelola tempat pariwisata ini bisa menyediakan toilet umum bagi para pengunjung.

3. Kabupaten Pamekasan

[imagetag]
[imagetag]

Pantai Jumiang merupakan sebuah pantai yang terletak di desa Tanjung - Pamekasan. Pantai ini sedikit berbeda dengan pantai-pantai yang lainnya, dikarenakan pantai ini memiliki tebing yang terjal disalah satu sisinya dan disisi yang lain sama halnya dengan pantai-pantai yang lainnya. Aku sudah sekitar 3 Kali mengunjungi tempat, ya karena aku orang Pamekasan dan tinggal di Pamekasan.

Untuk tempat pariwisata ini harus ada yang mengawasi, kenapa demikian? ya karena terkadang orang banyak berpacaran disisi tebingnya dan terkadang berbuat mesum. Mengapa aku sampai tau? apakah aku pernah mesum disana? aku tau karena aku pernah memotret orang yang hampir berbuat mesum dan aku sendiri tidak pernah berbuat mesum *jujur*

Tidak jauh berbeda dengan tempat pariwisata yang lainnya, disini juga susah untuk menemukan toilet. Jadi sangat dianjurkan kepada Pemerintah Daerah setempat agar membangun toilet umum di Objek Wisata Pantai Jumiang ini.

Air Terjun Bungliyas (Air Terjun Kembar)

[imagetag]

Air Terjun Bungliyas, air terjun ini sering aku sebut dengan Air Terjun Kembar karena air terjunnya muncul dari 2 aliran yang berbeda. Untuk Air Terjun Bungliyas ini terletak di Kecamatan Kadur - Pamekasan. Aku sendiri baru tau kalo di Pamekasan itu ada air terjunnya. Kemarin pada saat KKN, teman-teman mengajakku untuk melihat-lihat Air Terjun Bungliyas atau air terjun ini. Coba saja gak ada yang ngajak, pasti sampai saat ini aku tidak akan tau dengan keberadaan Air Terjun ini.

Yang harus dibenahi disana adalah akses jalan menuju kesana harus dibenahi lagi, dikarenakan agar bisa memikat para wisatawan lokal yang ada dipulau Madura maupun dari luar Pulau madura.

4. Kabupaten Sumenep


Pantai Lombang

[imagetag]
[imagetag]

Pantai Lombang merupakan pantai yang paling terkenal di Sumenep, hal ini dikarenakan hanya pada pantai inilah terdapat cemara udang. Untuk tempat yang lainnya hanya terdapat cemara biasa, jadi keunikan inilah yang membuat pantai lombang menjadi lebih dikenal dari pantai-pantai yang lainnya di Pulau Madura.

Aku mengunjungi Pantai Lombang ini hanya 1 kali saja, pada saat itu ada acara yakni jalan bareng bersama dengan teman-teman SMPku. Dan sampai saat ini aku masih ingin pergi kesana lagi, karena masih penasaran dengan keindahan alam yang ada disana.

Untuk pembenahannya, aku juga kurang tau apa saja yang seharusnya dibenahi. Dikarenakan aku tidak berkunjung kesana lagi, jadi agak lupa. hehehe

Pantai Slopeng

[imagetag]
[imagetag]

antai Slopeng, pantai ini adalah pantai kedua yang terkenal di Kabupaten Sumenep. Sebenarnya masih banyak pantai-pantai yang ada di Madura ini, akan tetapi karena hanya ini yang aku kunjungi jadi aku hanya menceritakan tempat-tempat yang telah aku kunjungi sebelumnya.

Aku kesini sudah sekitar 3 kali, 1 kali bersama teman-teman SMP dan 2 kalinya bersama teman-teman SMA. Pantai ini lebih bagus dibandingkan dengan Pantai Camplong dan Pantai Talang Siring. Ketiga pantai ini hampir sama dari segi penataan bebatuan dan pondasinya, akan tetapi memang yang lebih bagus itu adalah Pantai Slopeng dari ketiga pantai ini.

Museum Kota Sumenep (Museum Kraton)

[imagetag]

Dan yang terakhir tempat wisata di Pulau Madura yang pernah aku kunjungi adalah Museum Kota Sumenep. Museum ini letaknya berdampingan dengan Kraton Sumenep, hanya saja letaknya yang berada berseberangan dengan Kraton Sumenep.


Di Museum ini, juga tidak kalah menariknya dengan Museum yang ada di Kota Pamekasan (Museum Mandilaras). Di Museum ini juga terdapat benda atau barang yang unik, yakni Al-Quran yang berukuran tinggi 4 meter x lebar 3 meter serta berat 500 kilogram.

Konon Al-Quran peninggalan Raja Sumenep, Sultan Abdur Rahman Pakunataningrat, memiliki daya magis. Al-Quran ini ditulis hanya dalam waktu semalam. Ditulis menggunakan tinta Kallam yaitu asap dari lampu tempel, sedangkan alat tulisnya menggunakan bulu ayam.

Share this :